banner 468x60

Peredaran Rokok llegal Membanjiri Batam Rugikan Negara, Perlu Ditindak

banner 160x600
banner 468x60

 

Rex

Batam-Berbagai merk rokok yang tidak dilengkapi pita cukai,  sejak beberapa tahun belakangan ini membanjiri kota Batam, maupun beberapa daerah Kepri lainnya. Seperti rokok Rexo yang tak dibubuhi pita cukai itu, bebas dijual dari mini  market hingga ke warung-warung kecil di pinggir jalan.

Bea Cukai Baam sebenarnya sudah beberapa kali melakukan razia ke ritel ritel peredaran rokok tanpa pita cukai ini dan melakukan penindakan.   Namun ternyata peredaran rokok tanpa cukai ini (rokok Ilegal) masih maak sampai  saat ini.

Ironis memang kenekatan para distributor rokok illegal ini mendistribukanya hingga kewarung warung kecil pinggirjalan. Harganya yang relatif murah dibandingkan rokok resmi yang dilengkapi pita cukai menjadi daya tarik bagi pembeli yang disebut murah meriah.  Namun dampaknya, menurunkan pendapatan Negara dari sektor penerimaan cukai.

Sementara dari sisi sanksi hkumnya, sebenarnya termasuk berat, jika benar-benar ditrapkan. Undang-undang nomor 39 tahun 2007 Cukai  pasal 54 menyebutkan, menawarkan atau menjual rokok polos atau rokok tanpa cukai terancam pidana penjara  satu tahun hinga 5 tahun. Dan atau pidana denda 2 sampai 10 kali  nilai cukai yang harus dibayar.

Meski  sanksi hukuman tergolong berat , agaknya para pengedar rokok illegal ini tidak pernah gentar.  Hal inilah yang membuat berbagai kalangan bertanya-tanya, mengapa para pengedar atau distributor rokok illegal begitu nekad atau mungkin sudah ada yang membekinginya? Pengamatan media ini, rokok berbagai merk tanpa dilengkapi pita sampai saat ini masih marak dijual hingga ke warung-warung kecil.  Akankah keadaan ini dibiarkan terus?? (timbul)

 

buanatoday
author
No Response

Leave a reply "Peredaran Rokok llegal Membanjiri Batam Rugikan Negara, Perlu Ditindak"